Home » Kesehatan » 6 hal yang membuat olahraga kita sia- sia

6 hal yang membuat olahraga kita sia- sia

Apabila Anda telah lama olahraga namun tidak kunjung rasakan akhirnya, mungkin saja beberapa hal ini jadi penyebabnya latihan Anda percuma. Dengan ketahui rutinitas jelek tersebut, berolahraga Anda juga akan jadi lebih efisien serta mulai hasilkan faedah riil untuk badan.

1 Tidak pemanasan

Pelatih berolahraga manapun pastinya akan memberitahu Anda kalau pemanasan yang efisien serta mencukupi sangat perlu dalam latihan, terutama latihan yang dinamis. Berolahraga sekian memerlukan pergerakan dengan alur yang pas.

” Tidak lakukan pemanasan bisa kurangi dampaktivitas latihan serta tingkatkan resiko cedera, ” tutur pelatih asal New York, Nick Ebner. Ia memberikan, otot jadi kurang lentur hingga punya potensi robek. Itu bermakna memerlukan saat pemulihan yang sangat lama.

2. Makan tidak cukup

” Jumlah konsumsi yang Anda masukan ke pada badan juga akan memastikan tanggapan kursus, ” tutur Ebner. Konsumsi perlu sebelumnya berolahraga, karna juga akan jadi daya pada badan. Umpamanya, bila Anda menginginkan membuat otot, Anda mesti menaikkan konsumsi. Diluar itu, bila menginginkan turunkan berat tubuh, tidak tiap-tiap makanan dapat disantap. Tidak ada daya untuk dibakar, badan juga akan berpindah memakai sumber yang ada, yaitu protein otot.

3 Tidak lakukan latihan dengan pergerakan berlawanan Saat berolah raga,

banyak pelatih merekomendasikan untuk lakukan latihan dengan pergerakan berlawanan. Umpamanya, bila Anda lakukan pergerakan mendorong, jadi Anda lakukan pergerakan menarik sesudahnya. Meremehkan pergerakan spesifik serta grup otot (seringkali punggung, lutut, serta pinggang belakang) bisa menyebabkan tidak seimbangan. ” Tidak seimbangan otot bisa menyebabkan cedera berlebihan,

seperti robeknya sendi lutut. Itu juga akan buat Anda tidak dapat datang ke gym minimum sepanjang sembilan bln., ” kata Ebner. Sembilan bln. tanpa ada berolahraga? Itu bermakna usaha latihan Anda juga akan diulang dari pertama.

4. Latihan dalam pergerakan terbatas Menurut Ebner, dalam latihan pembentukan otot, repetisi parsial atau berlatih dalam pergerakan terbatas bisa mengakibatkan kemampuan serta mobilitas terbatas. Ia juga memperingatkan, saat Anda memakai beban berat lebih dari rentang berat yang umum Anda tentukan,

Anda juga akan mempunyai resiko cedera semakin besar. Resikonya yaitu dapat alami robek pada ligamen lutut waktu latihan. Ebner menjelaskan, hal tersebut berlangsung karna orang itu tidak lakukan squat penuh serta mendalam. Karena itu, dia tidak punya kebiasaan memakai lututnya untuk menyeimbangkan badan sepanjang bergerak terkecuali squat beberapa.

5. Latihan sangat lama

Tanggapan fisiologis waktu berlatih yaitu dilepaskannya hormon spesifik dalam aliran darah, seperti testosteron serta dopamin. ” Latihan lebih dari 45 hingga 55 menit per latihan bisa jadikan badan dalam keadaan hormon negatif, ” lanjut Ebner. Hal tersebut berlangsung apabila Anda latihan di gym sepanjang berjam-jam, ambil sangat banyak kelas, lantas angkat beban atau lari diatas treadmill untuk membakar sebanyak-banyaknya kalori.

Latihan sangat banyak bisa menyebabkan kelelahan adrenalin sampai pengurangan perform badan dalam periode panjang. Hal diatas apabila dikerjakan dengan sendiri maupun berbarengan, juga akan beresiko jelek pada tujuan Anda.

6. Latihan sangat sering

Anda dapat latihan 30 menit dalam satu hari, tujuh hari dalam 1 minggu, namun tidak kunjung memperoleh hasil yang Anda kehendaki. Ini karna penyesuaian berlangsung kurun waktu pemulihan. Tidak perduli secepat apa Anda menginginkan menaikkan 4, 5 kg otot atau turunkan berat tubuh selesai melahirkan,

berolahraga terus-terusan akan tidak punya pengaruh. Anda mesti membiarkan badan sembuh serta kembali kedalam keadaan stabil, hingga bisa membuat otot atau membakar lemak dengan efisien sesuai sama yang Anda kehendaki. Ini bermakna, beri jeda pada badan selesai olahraga sekurang-kurangnya sehari sebelumnya mulai latihan beda.