Home » Uncategorized » Kisah sedih Sandiaga berangkat ke Haji setelah di PHK

Kisah sedih Sandiaga berangkat ke Haji setelah di PHK

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menceritakan pengalamannya ketika pertama kali melakukan ziarah. Pada waktu itu, pada tahun 1998, dia memutuskan untuk mengunjungi rumah Tuhan. Namun perjalanan yang harus ditempuh tidaklah mudah.

 

Sandiaga mengatakan, ketika ia memiliki niat untuk melakukan ziarah, ia malah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebagai jalan keluar, akhirnya politisi Gerindra memutuskan untuk bekerja sebagai konsultan keuangan untuk perusahaan perjalanan Haji dan Umrah.

 

“Saya sedang merosot ketika saya ingin pergi ke rumah, ingin berdoa. Karena pada waktu itu saya sedang mencari pekerjaan yang berat. Dan saya baru saja PHK karena krisis. Saya tidak punya penghasilan. Akhirnya saya ingin untuk pergi ke Haji, tidak ada penghasilan, kerja, “katanya di depan peserta seleksi untuk Calon Pejabat Haji Daerah di 1439 H / 2018, di Gedung Kantor Teknis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).

 

Pengusaha muda ini mengungkapkan, akhirnya dia bisa berangkat tetapi dengan syarat menjadi seorang petugas haji. Kondisi ekonomi yang memburuk membuat perusahaan perjalanan tempat ia bekerja tidak mampu membayar para perwira haji.

 

“Akhirnya, saya hanya mengurus keuangan. Saya diberitahu untuk menjadi perwira haji. Saya dulu mempelajari kesempatan ini karena belajar akhirnya mendapat kesempatan untuk bersamaan dengan Haji Nyambi selain Haji untuk dapat melayani tamu Tuhan, “jelasnya.

 

Sandiaga mengatakan, awalnya tugas sebagai petugas haji berjalan dengan baik, sampai akhirnya tiba di Mina. Pada saat itu, kelompok yang dia ambil hilang. Kondisi semakin rumit karena pengemudi bus tidak bisa berbahasa Inggris atau Arab.

 

“Kami turun pengemudi, orang Turki tidak bisa berbahasa Inggris, kami tidak bisa berbahasa Indonesia, orang Arab tidak bisa. Ditargetkan tiba-tiba kami berhenti di satu tempat, oke. Saya belum tahu tempat itu. , semuanya datang. Alhamdulillah, Tuhan membuka jalan kami. “Tidak terlalu lama untuk menyimpang perjalanan yang tidak saya lupakan. Saya adalah haji pertama tetapi juga haji, “katanya.

 

“Saya belajar bahwa kita harus siap, kita seharusnya tidak lelah dalam hidup jika kita memiliki kesempatan untuk mengambilnya, pada perjalanan yang sama kita menemukan bahwa Tuhan memberi saya bencana ketika di PHK setelah saya pulang saya membangun bisnis , Saya belajar banyak pelajaran, “lanjut ayah tiga anak.

 

Kemudian, jelasnya, dari 140 peserta dalam pemilihan petugas haji, hanya 61 yang dipilih. Dan, Sandiaga menargetkan, tingkat kepuasan layanan Jakarta tahun ini harus mencapai 95 persen.

 

“Targetnya harus lebih baik, targetnya 95 persen siap karena kesempurnaan Tuhan, 95 persen OK, kok,” tutupnya.

Kini ada cara yang sangat mudah untuk bisa umroh.

Hanya dengan DP 3 jt rupiah anda sudah dapat berangkat umroh bersama Madinah Indah Wisata

Travel Wisata Halal yang telah memberangkatkan ribuan jamaah dengan pelayanan terbaik.

Dan Travel Wisata Halal ini telah memiliki izin resmi dari kemenag, so jangan Khawatir dengan penipuan.

Insya Madinah Indah Wisata travel yang amanah.