Home » Kesehatan » Mitos dan Kesalahpahaman Tentang Hipertensi

Mitos dan Kesalahpahaman Tentang Hipertensi

Mitos dan Kesalahpahaman Tentang Hipertensi

Informasi yang setengah-setengah menimbulkan banyak opini dan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat. Terlebih informasi yang menyangkut masalah penyakit yang bukan merupakan hal umum yang diketahui oleh masyarakat baca juga

Berkaitan dengan penyakit yang banyak diderita masyarakat urban yakni hipertensi, ternyata banyak juga kesalapahaman yang diadopsi sebagai kebenaran.

Mengetahui banyak informasi terkait tekanan darah tinggi akan membuat Anda mengerti bagaimana mencegah hipertensi berkembang menjadi penyakit mematikan yang menyerang organ lain.

Di bawah ini adalah kesalahpahaman dan mitos-mitos yang salah tentang penyakit darah tinggi agar Anda tak terjebak lagi pada hal-hal yang salah ketika seseorang yang Anda cintai atau Anda sendiri menderita hipertensi.

Saya pasti mengidap hipertensi sebab orang tua saya pengidap hipertensi

Jika orang tua mengidap hipertensi maka memang benar Anda memiliki resiko atau dengan kata lain penyakit tekanan darah tinggi adalah genetis. Namun, pilihan gaya hidup adalah faktor yang sangat berperan dalam tekanan darah Anda. Menjaga berat badan, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan menghindari rokok akan menurunkan resiko hipertensi.

Tak makan garam berarti tekanan darah saya akan normal

Garam adalah bahan makanan yang pantang untuk para penderita tekanan darah tinggi. Namun, bukan berarti tidak makan garam, tekanan darah akan menjadi normal. Perhatikan label makanan tambahan Anda seperti saos, bumbu siap saji, dan berbagai saos sambal. Ternyata 75% dari natrium atau garam yang kita konsumsi setiap hari berasal dari bahan pendamping makanan tersebut.

Hipertensi itu penyakit orang tua

Penyakit tekanan darah tinggi bisa datang pada masa kanak-kanak, remaja, dan ketika beranjak dewasa. Jika hipertensi datang pada awal umur dan tidak dirawat dengan baik maka kesempatan tekanan darah tinggi untuk merusak organ yang lain akan semakin besar. Untuk itulah setiap orang harus memeriksa tekanan darah mereka secara rutin.

Saya merasa baik-baik saja meski dokter mendiagnosa saya hipertensi

Ada banyak penderita hipertensi yang mengaku bahwa mereka mendapatkan tanda tanda seperti berkeringat, sakit kepala, dan berkunang-kunang. Namun, hipertensi kadang tidak menunjukkan gejala apapun. Anda mungkin saja hidup bertahun-tahun dengan baik tanpa pernah tahu bahwa Anda memiliki tekanan darah tinggi. Selama tahun-tahun itu Anda juga bahkan tidak tahu bahwa jantung Anda telah bekerja keras untuk memompa darah. Pada suatu saat tekanan darah tinggi yang tidak menunjukkan gejala apapun itu tiba-tiba menyebabkan kerusakan pada jantung, ginjal, dan lainnya. Ya, faktanya hipertensi terkadang datang tanpa gejala apapun.

Tidak apa-apa selama salah satu tekanan darah normal

Tekanan darah terdiri dari dua bagian yang biasa disebut sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan darah saat jantung berkontraksi dan diastolik adalah tekanan darah saat jantung beristirahat. Banyak orang yang menganggap bahwa asal salah satu normal maka tidak akan terjadi apapun. Kedua jenis tekanan darah tersebut sama-sama penting untuk menentukan apakah seseorang mengidap tekanan darah tinggi atau tidak.

Ada mitos yang selama ini Anda percayai seperti di atas? Semakin banyak informasi yang Anda dapat tentang suatu penyakit akan membuat Anda lebih waspada terhadap berbagai kesalahpahaman dan mitos yang berkembang di sekitar Anda.