Home » Uncategorized » Alasan Mobil Calya Cocok Dipakai Taksi Online

Alasan Mobil Calya Cocok Dipakai Taksi Online

Dengan ditambah mesin 1,2 liter Dual VVT-i yang terbilang efisien, tak sedikit yang menjadikan mobil Calya sebagai taksi online selain digunakan sebagai mobil keluarga.

Fitur keselamatannya juga didukung dengan dua kantung udara di depan, rem ABS dan sensor parkir mundur. Meski belum lama ini lahir, LMPV murah asal China, Wuling Confero yang punya banderol harga menyerempet, mobil Calya masih anteng mendiami tahta penjualan LCGC.

Toh Confero bukan ancaman langsung di segmen yang sama. Misal penurunan penjualan karena ada yang beralih ke Wuling Confero, mobil Calya bisa tetap menjadi LCGC terlaris. Saat ini, memang Toyota Avanza sudah tidak lagi menjadi raja di segmennya.

Namun meskipun begitu, sang adik, Toyota Calya rupanya hingga saat ini, masih menjadi mobil LCGC terbaik. Berdasarkan data yang diterbitkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Maret 2018, Toyota Calya telah memimpin segmen ini sejak tahun 2017.

Meskipun pada bulan yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi penurunan angka penjualan. Berdasarkan data yang didapat dari Gaikindo, Calya berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 10.001 unit hingga akhir Februari 2018. Lalu pada Januari 2018, angka penjualannya mencapai 5.322 unit dan 4.679 unit pada bulan berikutnya.

Untuk model terlaris dari produk ini adalah Toyota Calya 1.2 G dengan transmisi manual, lalu diikuti oleh 1.2 G AT. Calya 1.2 G Manual berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 3.472 unit di bulan Januari 2018, lalu pada bulan Februari berikutnya, berhasil meraih angka penjualan sebanyak 3.042 unit.

Jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2017, terdapat penurunan penjualan produk ini, di mana pada Januari 2017, mobil Calya berhasil meraih angka penjualan sebanyak 9.410 unit dan 8.861 unit pada bulan berikutnya. Oleh karena itu dengan melihat penjualan Calya yang masih banyak peminatnya, dapat dipastikan bahwa mobil LCGC terbaik ini akan tetap bertahan dalam beberapa tahun karena masih banyaknya masyarakat yang menyukai mobil dengan harga murah namun dengan daya angkut banyak.

Sedangkan untuk kembarannya, yaitu Daihatsu Sigra, menyusul di belakangnya dengan meraih angka penjualan sebanyak 8.132 unit pada bulan Januari dan Februari 2018 kemarin. Sejak diluncurkan pada 2016 lalu, Calya berhasil menjadi mobil LCGC terbaik dari segi penjualan bersegmen LCGC dan mengalahkan sang adik, Toyota Agya.

Penjualan mobil ini pun telah mencapai angka 47 ribu unit di tahun 2016 lalu. Sedangkan pada tahun berikutnya, penjualannya pun meningkat drastis dan menjadi puncak penjualan Calya, yaitu sebanyak 73.236 unit berhasil dikirimkan ke tangan konsumen.

Calya sendiri hadir bersamaan dengan kembarannya, yaitu Daihatsu Sigra. Seperti Agya dan Alya, duet Calya dan Sigra langsung mencuri perhatian para masyarakat di tanah air. Hal ini tidak lain karena mobil Calya menawarkan harga yang murah layaknya mobil LCGC lainnya, namun juga mempunyai kapasitas kabin untuk tujuh penumpang.

Selain itu, Calya juga telah dibekali dengan mesin berkapasitas 1,2 liter dengan teknologi mesin Dual VVT-i yang telah terbukti efisien dalam hal konsumsi bahan bakarnya. Mobil keluarga tidak perlu mahal, namun kenyamanan dan keamanan menjadi salah satu yang utama. Menyadari hal tersebut, Toyota merilis mobil Calya sebagai mobil entry MPV.