Home » Uncategorized » Gandaria untuk Kesehatan Kulit

Gandaria untuk Kesehatan Kulit

Gandaria untuk Kesehatan Kulit

Siapa yang tidak kenal dengan buah gandaria? Buah gandaria atau biasa dengan nama latin (Bouea macrophylla Griff) merupakan tumbuhan daerah tropis yang memiliki potensi sebagai bahan obat-obatan herbal. Tumbuhan yang juga disebut “Exotic Fruit” ini konon berasal dari Indonesia dan Malaysia. Tumbuhan gandaria tersebar di Malaysia, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan Ambon. Tanaman ini merupakan tanaman buah khas Maluku yang tersebar di pulau Ambon dan Saparua. Buah gandaria diketahui mengandung minyak essensial.

Kandungan minyak esensial yang terkandung di dalam buah gandaria adalah golongan hidrokarbon terpena, dan senyawa yang mengandung oksigen seperti asam, alkohol, aldehid, ester dan keton. Senyawa metabolit sekunder yang terkandung di dalam jus buah gandaria adalah saponin dan fenolat, dan di dalam biji gandaria terdapat senyawa metabolit primer flavonoid antosianin. Selain itu, hampir semua bagian tanaman gandaria mengandung senyawa fenolat, seperti di kulit kayu, kayu, bunga, buah, biji, dan akar.

Senyawa hidrokarbon terpen yang terkandung di dalam buah gandaria adalah ∝-kadinol, ß-kadinin, tumeron, ∝-muurolen, ∝-terpineol, candin-4-en-10-ol, 1,10-di-epi-kubenol, (e,e)-∝-farnesen, ∝-murool, dan (E)-ß- ionon. Senyawa keton yang terkandung di dalam buah gandaria adalah 5,6- dekanedion, asetofonon, dan asetil valeril. Senyawa ester yang terkandung di dalam buah gandaria adalah asam heksanediat, bis(2-etil) ester, asam pentanoat, 2-propenil ester. Asam yang terkandung di dalam buah gandaria adalah trimetilasetat anhidrat, asam nheksadekanat, asam dodekanat, dan asam oleat.

Berdasarkan studi di Harvard medical school di lansir oleh majalah medicine talk, bahwa gandaria memiliki fungsi untuk meregenerasi sel kulit kandungan antioksidant yang terdapat dalam gandaria yang dapat meregenerasi sel kulit, artinya meremajakan kulit hingga dua kali lebih muda, selain itu Kandungan air yang kaya pada buah ini turut membantu proses penyerapan zat besi lebih efektif dilakukan. Manfaat air yang ditunjang dengan kandungan zat besi yang terdapat pada buah ini akan meningkatkan ketahanan tubuh kita terhadap infeksi kuman atau virus yang menyerang tubuh. Karena itu, dengan mengonsumsi buah ini secara rutin dapat membuat tubuh kamu lebih kebal dari serangan penyakit.